BannerFans.com

Taksonomi Tujuan Pendidikan

,
Taksonomi tujuan pendidikan merupakan suatu kategorisasi tujuan pendidikan, yang umumnya digunakan sebagai dasar untuk merumuskan tujuan kurikulum dan tujuan pembelajaran. Taksonomi tujuan terdiri dari domain-domain kognitif, afektif, dan psikomotorik.

1. Domain Kognitif

Matra kognitif menitikberatkan pada proses intelektual. Benjamin S. Bloom mengemukakan jenjang-jenjang atau hierarki tujuan kognitif, sebagai berikut:
a). Pengetahuan (knowledge). Pengetahuan merupakan pengingatan bahan-bahan yang telah dipelajari, mulai dari fakta sampai ke teori, yang menyangkut informasi yang bermanfaat.
b). Pemahaman (comprehension). Pemahaman lebih dari pengetahuan, menguasai dan mengerti untuk lebih menjelaskan kembali apa yang sudah diketahuinya.
c). Penerapan (aplication). Penerapan adalah mampu mempraktekkan apa yang sudah dipahaminya, mampu melaksanakan atau menggunakan bahan yang telah dipelajari ke dalam situasi baru yang nyata.
d). Analisis (analysis). Analisis adalah mampu untuk mendefinisikan, merinci bagian-bagian agar struktur organisasinya mudah dipahami, mengkaji hubungan antara bagian-bagian, mengenali karakteristik atau ciri-ciri dan keterkaitan bagian-bagian tersebut.
e). Sintesis (syntesis). Sintesis adalah kemampuan mengkombinasikan bagian-bagian menjadi suatu keseluruhan yang baru, yang menitikberatkan pada tingkah laku kreatif dengan cara memformulasikan pola dan struktur baru.
f). Evaluasi (evaluation). Evaluasi adalah mempertimbangkan untuk pengambilan keputusan berdasarkan kriteria internal dan eksternal.

2. Domain Afektif

Matra afektif adalah sikap, perasaan, emosi, dan karakteristik moral yang merupakan aspek-aspek penting perkembangan siswa. Krathwohl, Benjamin S. Bloom, dan Masia mengemukakan hierarki matra ini yang terdiri dari:
a). Penerimaan (receiving); suatu keadaan sadar, kemauan untuk menerima, perhatian terpilih.
b). Tanggapan (responding); suatu sikap terbuka ke arah sambutan, kemauan untuk menanggapi atau merespon, kepuasan yang timbul karena sambutan memunculkan tanggapan.
c). Menilai (valuing); penerimaan nilai-nilai, preferensi terhadap suatu nilai, membuat kesepakatan sehubungan dengan nilai.
d). Organisasi (organization); suatu konseptualisasi tentang suatu nilai, suatu organisasi dari suatu sistem nilai.
e). Karakterisasi (characterization) dengan suatu kompleks nilai; suatu formasi mengenai perangkat umum, suatu manifestasi dari pada kompleks nilai.
Taksonomi Tujuan Pendidikan
Ilustrasi bersumber dari Google

3. Domain Psikomotorik

Matra psikomotorik adalah kategori ketiga tujuan pendidikan, yang menunjuk pada gerakan-gerakan jasmaniah dan kontrol jasmaniah. Kecakapan-kecapakan fisik dan berupa pola-pola gerakan atau ketrampilan fisik yang khusus atau urutan ketrampilan.
a). Peniruan; suatu perilaku meniru dari contoh yang dilihat dan diamati, seperti: mengaktifkan, menyesuaikan, menggabungkan, mengumpulkan, mengatur, membangun, memposisikan, mengkonstruksi, membersihkan, mengubah, dan sebagainya.
b). Manipulasi; suatu perilaku dalam memberikan respon atau kritikan dari hal-hal yang dilihatnya, seperti: mengoreksi, mendemonstrasikan, merancang, memilah, mengidentifikasi, mengisi, melatih, mereparasi, mencampur, membuat, menempatkan, dan sebagainya.
c). Artikulasi; seperti: mengalihkan, menggantikan, memutar, meniru, memindahkan, mendorong, menarik, memproduksi, mencampur, mengoperasikan, mengemas, membungkus, dan sebagainya.
d). Pengalamiahan; seperti: memulai, menyetir, membentuk, mempertajam, menjeniskan, menempelkan, mensketsa, melonggarkan, menimbang, dan sebagainya.

*) Kutipan langsung dari Bahan Ajar Pendidikan dan Pembelajaran, karya Dra. Hj. Sri Awan Asri, M.Pd. dan Yuliwati, M.Pd. hal. 24-26.

0 komentar to “Taksonomi Tujuan Pendidikan”

Poskan Komentar

 

Blog Pribadi Zuwaily Copyright © 2012-Akhir Hayat -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger